Salah Kaprah Profesi Joki 3 in 1 Menurut Fayakhun Andriadi
Profesi sebagai joki 3 in
1, menurut Fayakhun Andriadi memang
dianggap lebih baik ketimbang menjadi pemulung, pencopet atau bahkan penjaga
toko sekalipun. Iseng-iseng FayakhunAndriadi mengajak mereka bicara, terungkap dalam sehari pendapatan para
joki tersebut bisa mencapai Rp 80.000. Artinya, bila tidak apes, dalam waktu
sebulan pendapatan mereka di atas UMR para pekerja di Jakarta.
Program pembangunan kota
Jakarta yang dinahkodai Gubernur Fauzi Bowo, menurut Fayakhun Andriadi memang tak memberikan pilihan yang lebih baik.
Sehingga warga Jakarta sering terjebak dalam pilihan hidup yang sulit. Sudah
jatuh tertimpa tangga, setelah terdampar dalam kehidupan yang serba sulit warga
Jakarta juga harus dihadapkan dengan represivitas perangkat pemerintahan daerah
(satpol PP) karena dianggap mengganggu ketertiban umum dan menyalahi peraturan.
Meski memiliki pendapatan
yang lumayan, bagi Fayakhun Andriadi
paling tidak untuk membayar sewa kontrakan dan biaya hidup sehari-hari, para
Joki 3 in 1 tak ubahnya berlayar dengan perahu di laut yang kaya ikan namun
banyak karangnya. Dimana kesempatan untuk menangkap ikan sama banyaknya dengan
kesempatan menabrak karang.
Untuk mendapatkan hasil
yang banyak, menurut Fayakhun Andriadi
tak jarang ia mesti turun dari perahu lalu berdiri di atas karang dan menjaring
sang ikan. Dengan sigap ia pun harus segera bekerja. Terlambat beberapa detik
saja, maka jangan harap membawa pulang ikan hasil tangkapan, yang ada malah
babak belur.
Kalau bukan karena
terpaksa, menurut Fayakhun Andriadi
tentu tak ada satu pun warga Jakarta yang mau berprofesi sebagai Joki, selain
karena pekerjaan tersebut terlarang, risiko yang dihadapi pun teramat besar.
Bila tidak sigap, bisa saja mereka terjaring razia. Digelandang ke lokasi
penampungan lalu direhabilitasi selama satu minggu. Sesekali, bila para petugas
kalap, sedikit tamparan pun melayang ke wajah mereka. Sementara untuk bisa
lolos dari kejaran aparat satpol PP, para Joki harus berlarian ke badan jalan.
Bila beruntung mereka selamat, bila apes mereka pun diseruduk kendaraan yang
melintas, nyawa pun melayang.
Komentar
Posting Komentar